Dipandang Sebelah Mata Marinus Si Balotelli Bawa Timnas U22 Ke Final

 

Info Bola Harian –  Timnas Garuda muda Indonesia berhasil melangkah ke babak final piala AFF untuk kelompok usia diabwah 22 tahun yang digelar di Stadion Olimpiade setelah berhasil mengalahkan timnna Vietnam dengan skor tipis 1-0 berkat gol tendangan bebas yang dilesakan oleh Lutfi Kamal pada menit ke-63 hasil ini membawa anak anak asuhan pelatih Indra Sjafri.

Langkah tim garuda yang melaju hingga babak final tidak lepas dari peran penyerang asal klub Bhayangkara FC Marinus Wanewar yang berhasil tampil sebagai sosok yang menakutkan bagi barisan pertahanan lawan, penyerang yang baru saja merayakan hari ulang tahunnya pada hari rabu 24 Februari 2019 tersebut dianggap sebagai from zero  to hero oleh beberapa pendukung timnas garuda.

From Zero To Hero Marinus Balotelli Wanewar

Info bola harian
From Zero To Hero Marinus Balotelli Wanewar

Sebutan from zero to hero untuk pemain asal tanah Papua ini bukan tanpa alasan, mengingat pemanggilan stiker berpostur tinggi 1.81 cm sempat mendapat cibiran dari seluruh pecinta sepakbola tanah air, Marinus sendiri memang dianggap sebagai pemain yang bagus namun memiliki tempramen yang tidak bisa dikontrol sehingga sering kali memancing emosi pemain lawan dan mengakibatkan dampak yang buruk bagi permainan timnas sendiri.

Sejak bergulirnya pertandingan penyisihan grub B piala AFF U-22 Marinus yang menjadi ujung tombak timnas langsung menujukan kualitasnya terbukti dengan torehan tiga gol selama babak penyisihan mengantarkan diri menjadi top skor sementara gelaran piala AFF, kehebatan Marinus yang sempat menimbulkan pro dan kontra bagi pecinta sepakbola tanah air di kalah pertandingan hidup dan mati grup saat berhadapan dengan timnas tuan rumah.

Dipertandingan terakhir menghadapi tim nasional Kamboja anak anak asuhan Indra Sjafri yang ditargetkan untuk menang mampu mengandaskan perlawanan tim tuan rumah lewat sepasang gol dari Marinus Wanewar, dua gol pemain kelahiran Sarmi Papua ini sukses memastikan langkah Indonesia ke babak semifinal, namun kemenangan timnas harus tercoreng oleh kejadian kontroversial yang dilakukan oleh Marinus, serelah dirinya menolak bersalaman dengan pemain Kamboja serta dirinya sempat tertangkap kamera mengacungkan ibu jari kebawah.

Kejadian tersebut sempat menjadi perdebatan hebat bagi netijen Indonesia yang menganggap tingkah Marinus tidak menunjukan sifat fair play, namun beberapa netijen juga mendukung aksi Marinus sebagai pembelaan diri karena sepanjang pertandingan baik pendukung tuan rumah serta pemain timnas Kamboja megejek Marinus dengan sebutan BLACK MONKEY yang dianggap rasis untuk pemain berkulit hitam tersebut.

Atas kejadian tersebut beberapa media lokal dan seluruh pecinta sepakbola tanah air menjuluki Marinus sebagai Balotelli nya Indonesia, meski memiliki sifat yang arogan namun tetap memiliki skill dan talenta yang bagus diatas lapangan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *